Archive for Januari 2022

  • Pengertian lingkungan

    0


    SUMUT | 15 Desember 2020 13:50

    Reporter : Ani Mardatila




    Merdeka.com - Lingkungan adalah seluruh faktor luar yang memengaruhi suatu organisme, faktor-faktor ini dapat berupa organisme hidup (biotic factor) atau variabel-variabel yang tidak hidup (abiotic factor).


    Lingkungan hidup sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, mempengaruhi alam itu sendiri. Dalam ilmu ekologi, alam dilihat sebagai jalinan sistem kehidupan yang saling terkait satu sama lainnya.


    Tiga Khasiat Menakjubkan Bakar Daun Salam dalam Ruangan

    Petanidigital

    Artinya setiap makhluk hidup berada dalam suatu proses penyesuaian diri dalam sistem kehidupan yang dipengaruhi oleh asas-asas dalam kelangsungan kehidupan ekologi tersebut. Berikut pengertian lingkungan hidup menurut para ahli beserta jenisnya:


    Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

    Istilah Lingkungan Hidup pada BAB I, Pasal 1 ayat 1 Undang-undang No.32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dirumuskan sebagai berikut:


    “Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan prilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan prikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain”.


    Dalam Ensiklopedia Indonesia, lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di luar suatu organism, meliputi: (1) lingkungan mati (abiotik), yaitu lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri dari benda atau faktor alam yang tidak hidup, seperti bahan kimia, suhu, cahaya, gravitasi, atmosfer dan lainnya. (2) Lingkungan hidup (Biotik) yaitu lingkungan yang terdiri atas organisme hidup, seperti tumbuhan, hewan dan manusia.


    Ensiklopedia Amerika, menyatakan bahwa lingkungan adalah faktor-faktor yang membentuk lingkungan sekitar organisme, terutama komponen-komponen yang mempengaruhi prilaku, reproduksi dan kelestarian organisme.


    Advertisement


    Lingkungan Hidup Adalah

    Menurut Munadjat Danusaputro, lingkungan atau lingkungan hidup adalah semua benda dan daya serta kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah-perbuatannya, yang terdapat dalam ruang dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad-jasad hidup lainnya.


    Sementara itu, menurut Otto Soemarwoto, lingkungan hidup diartikan sebagai ruang yang ditempati suatu makhluk hidup bersama dengan benda hidup dan tak hidup di dalamnya.


    RM. Gatot P. Soemartono mengutip pendapat para pakar sebagai berikut:


    “secara umum lingkungan diartikan sebagai segala benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruangan yang kita tempati, dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Batas ruang lingkungan menurut pengertian ini bisa sangat luas, namun praktisnya dibatasi ruang lingkungan dengan faktor-faktor yang dapat dijangkau oleh manusia seperti faktor alam, faktor politik, faktor ekonomi, faktor soasial dan lain-lain”.


    Pengertian lingkungan hidup menurut Sambah Wirakusumah adalah lingkungan hidup adalah semua aspek kondisi eksternal biologis, dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu lingkungan menjadi studi aspek lingkungan organisme itu.



    Menurut Emil Salim lingkungan hidup diartikan sebagai benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia.


    Sedangkan menurut Soedjono lingkungan hidup sebagai lingkungan fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Pengertian ini menjelaskan bahwa manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan dilihat dan dianggap sebagai perwujudan fisik jasmani.


    Jenis Lingkungan

    Para ahli mengadakan pengelompokan lingkungan ini atas beberapa macam, secara garis besarnya lingkungan hidup manusia itu dapat digolongkan atas 3 (tiga) jenis golongan:


    a. Lingkungan fisik (physical environment)


    Lingkungan fisik adalah segala sesuatu di sekitar kita yang berbentuk benda mati seperti rumah, kendaraan, gunung, udara, sinar matahari dan lain lain yang semacamnya.


    b. Lingkungan biologis (biolocal environment)



    Lingkungan biologis adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia yang berupa organisme hidup lainnya selain dari manusia sendiri, binatang, tumbuh-tumbuhan, jasad renik(plankton) dan lainlain.


    c. Lingkungan sosial (social environment)


    Lingkungan sosial adalah manusia lain yang berada disekitarnya seperti tetangga, teman dan lain-lain.


    Pentingnya Lingkungan


    Lingkungan memainkan peran penting dalam hidup sehat dan keberadaan kehidupan di planet bumi. Bumi adalah rumah bagi berbagai spesies makhluk hidup dan kita semua bergantung pada lingkungan untuk makanan, udara, air, dan kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk menyelamatkan dan melindungi lingkungan kita.


  • Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya

    0

     

    Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya
    zoom-in-whitePerbesar
    Hewan dan tumbuhan memiliki organ-organ penyusun untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Sumber: Unsplash.com
    Organ merupakan bagian yang dimiliki oleh makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
    Dalam organ tubuh makhluk hidup, terdapat jaringan-jaringan yang terdiri dari ribuan sel penyusun.
    Hewan dan tumbuhan yang merupakan makhluk hidup tentunya memiliki organ di dalam tubuhnya. Lantas, apa saja organ-organ penyusun yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan?
    Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

    Organ-Organ pada Hewan

    Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Tingkatan III yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu.
    Secara umum, organ hewan dibagi menjadi dua kelompok, yakni:
    1. Organ Dalam
    Organ dalam adalah organ yang terletak pada bagian dalam tubuh dan ditutupi oleh otot-otot. Berikut beberapa organ yang tergolong menjadi organ dalam:
    • Hati merupakan organ untuk menawar racun yang terbentuk dalam tubuh.
    • Otak untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
    • Ginjal adalah organ eksersi yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
    • Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan.
    • Jantung adalah organ yang memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.
    • Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.
    • Pankreas adalah merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin.
    Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya (1)
    zoom-in-whitePerbesar
    Contoh organ luar yang dimiliki hewan, adalah hidung, telinga, mata, dan mulut. Sumber: Unsplash.com
    2. Organ Luar
    Organ luar adalah organ yang dapat terlihat dan terletak di luar tubuh hewan. Berikut beberapa contoh organ luar, yakni:
    • Hidung untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.
    • Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh.
    • Mulut memiliki fungsi untuk membantu hewan dalam melakukan aktivitas, berupa makan dan berbicara.
    • Mata berfungsi untuk melihat.

    Organ-Organ pada Tumbuhan

    Di dalam tumbuhan, ada banyak organ yang tersusun untuk menopang aktivitas kehidupan tumbuhan. Berikut beberapa organ tumbuhan beserta fungsinya:
    1. Akar
    Akar adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut:
    • Pelekat tumbuhan pada media dan penopang tegaknya tubuh tumbuhan.
    • Untuk menyerap air dan unsur hara.
    • Alat pernapasan.
    • Tempat menyimpan cadangan makanan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif.
    ADVERTISEMENT
    2. Batang
    Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang memiliki fungsi:
    • Memperluas tajuk tumbuhan dalam efisiensi menangkap cahaya matahari.
    • Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif.
    • Menegakkan tubuh tumbuhan.
    • Menyimpan cadangan makanan.
    Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya (2)
    zoom-in-whitePerbesar
    Daun merupakan organ yang dimiliki tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Sumber: Unsplash.com
    3. Daun
    Daun memiliki sejumlah fungsi bagi tumbuhan, di antaranya:
    • Tempat fotosintesis.
    • Tempat menyimpan bahan makanan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu).
    • Alat penguapan atau evaporasi.
    • Tempat terjadinya transpirasi dan gutasi.
    • Penyimpanan cadangan makanan.
    • Transpirasi dan pertukaran gas.
    4. Bunga
    Bunga merupakan organ tumbuhan sebagai alat pembentuk sel kelamin atau alat reproduksi atau perkembangbiakan.
    5. Buah dan Biji
    Buah dan biji merupakan bagian dari tumbuhan yang menjadi hasil dari perkembangbiakan yang dilakukan oleh tumbuhan.

    sumber:https://kumparan.com/kabar-harian/organ-organ-pada-hewan-dan-tumbuhan-beserta-fungsinya-1weRc3y4rMd/full
    sumber gambar:https://kumparan.com/kabar-harian/organ-organ-pada-hewan-dan-tumbuhan-beserta-fungsinya-1weRc3y4rMd/full
  • Jaringan jaringan pada sel

    0

     

    Mengenal 6 Jenis Jaringan Pada Tumbuhan

     Dilihat 18,116 pengunjung

    Sobat SMP, bukan hanya manusia saja yang loh memiliki jaringan dalam tubuhnya, tumbuhan pun memiliki jaringan-jaringan. Namun, apa Sobat SMP sudah tahu dimaksud dengan jaringan? Jaringan adalah kelompok sel-sel yang mempunyai fungsi dan bentuk sama. Setiap sel suatu organisme memiliki ukuran yang bervariasi, dan ukuran sel mencerminkan fungsi yang dilakukan sel tersebut.

    Semua fungsi hidup organisme bersel satu dilakukan oleh sel tunggal itu sendiri. Sedangkan, pada organisme bersel banyak, seringkali sel tidak dapat bekerja sendiri. Setiap sel bergantung kepada sel yang lain. Kerja sama dan interaksi di antara sel ini menyebabkan organisme yang membentuk jaringan ini yang dapat mempertahankan hidupnya. Untuk memahami lebih jauh, yuk simak penjelasan tentang jenis-jenis jaringan pada tumbuhan di bawah ini:

    1. Jaringan Meristematik 

    Jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem. Jaringan ini dapat ditemukan pada titik-titik tumbuh diujung batang dan akar (disebut meristem pucuk/ujung/apikal), di bawah kulit kayu (sebagai kambium gabus maupun kambium pembuluh, disebut meristem tepi/lateral), dan di tepi ruas atau buku, serta pada pangkal tangkai daun (meristem antara/interkalar).

    2. Jaringan Epidermis 

    Jaringan epidermis berfungsi melindungi bagian dalam organ sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ. Sel-sel epidermis biasanya berbentuk segi empat apabila dilihat dari samping, berjajar homogen. Namun, epidermis dapat mengalami perubahan menjadi sel-sel penutup atau sel penjaga stomata beserta beberapa sel tetangga, trikoma (rambut daun/batang), duri, serta rambut kelenjar.

    3. Jaringan Pengangkut 

    Jaringan pengangkut dimiliki oleh tumbuhan terdiri dari jaringan xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Jaringan xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral, sedangkan jaringan floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis.

    4. Jaringan Dasar/Parenkim 

    Jaringan dasar menyusun sebagian besar tubuh tumbuhan. Kelompok jaringan ini memiliki banyak fungsi tergantung tempat jaringan ini berada. Seringkali jaringan ini mengisi bagian terbesar dari suatu organ, menyusun daging buah, kulit batang, isi umbi atau rimpang yang menyimpan pati atau metabolit sekunder tertentu.

    5. Jaringan Kolenkim 

    Jaringan kolenkim adalah jaringan yang berfungsi sebagai jaringan penguat atau penyokong pada organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.

    6. Jaringan Sklerenkim 

    Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau jaringan penyokong dengan dinding sekunder yang tebal karena mengandung zat lignin. Jaringan sklerenkim ini hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.

    Ternyata, ada banyak jaringan yang terdapat pada tubuh tumbuhan. Penjelasan lain terkait jaringan tubuh manusia, jaringan tubuh hewan, dan berbagai informasi terkait ilmu pengetahuan alam, dapat dibaca dengan mengunduh Modul Pembelajaran IPA pada link berikut ini. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat SMP!

     sumber:https://ditsmp.kemdikbud.go.id/mengenal-6-jenis-jaringan-pada-tumbuhan/

    Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

    Referensi: http://ditsmp.kemdikbud.go.id/modul-pjj-ipa-kelas-7-semester-genap/

  • Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan

    0
    Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan
    zoom-in-whitePerbesar
    Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan. Foto: Pixabay
    Sel adalah unit terkecil yang ada dalam jaringan makhluk hidup. Meskipun kecil, sel dapat menyusun tubuh makhluk hidup, sehingga dapat menciptakan pengorganisasian yang sistematis.
    Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan. Artinya, sebagai unit struktural setiap makhluk hidup tersusun dari sel-sel. Sementara sebagai fungsional berarti semua fungsi-fungsi kehidupan berlangsung di dalam sel.

    Bentuk Utama Sel

    Setiap sel memiliki ciri utama tertentu dan menggunakan DNA sebagai informasi genetiknya. Sel dapat dibagi menjadi dua bentuk utama. Mengutip dari Modul Ajar Biologi Sel dan Peranannya dalam Kehidupan oleh Rahmadina, berikut adalah dua bentuk utama sel.
    Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (1)
    zoom-in-whitePerbesar
    Sel memiliki dua bentuk utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariot. Foto: Pixabay
    1. Sel Prokariotik
    Sel prokariotik, merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki metabolisme paling bervariasi. Istilah prokariotik sendiri memiliki arti “sebelum nukleus” yaitu suatu organisme bersel satu tanpa adanya nukleus.
    Hal ini membuktikan bahwa sel prokariotik ini terlebih dahulu ada dibandingkan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki tiga komponen dasar, di antaranya adalah plasmalemma, ribosom, dan nukleoid.
    ADVERTISEMENT
    Beberapa sel prokariotik tidak memiliki kapsul yang menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariot juga dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya.
    2. Sel Eukariot
    Sel eukariot adalah sel yang memiliki inti atau nukleus (karion) yang dikelilingi oleh membran, sehingga sel eukariotik memiliki dua membran yaitu membran sitoplasma dan membran inti (membran nukleus).
    Sel eukariotik memulai kehidupannya dengan sebuah nukleus yang dikelilingi oleh berbagai macam organel yang memiliki struktur, serta fungsi tertentu dan terbungkus dalam sebuah membran. Karena itu, bentuknya kokoh dan tersusun dengan teratur.
    Secara umum, sel eukariotik ini merupakan hasil evolusi secara fisik dan biologis yang terjadi berjuta tahun yang lalu, di mana sel ini terbentuk dari sekelompok organisme anaerobik dan organisme aerobik yang berhubungan secara simbiosis.
    Kemudian sel tersebut dapat hidup bersama, dan hidup saling ketergantungan satu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah sel eukariotik.
    Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (2)
    zoom-in-whitePerbesar
    Bagian-bagian sel, mulai dari membran hingga vakuola. Foto: Pixabay

    Bagian-Bagian Sel

    Berikut adalah bagian-bagian sel, baik sel tumbuhan atau sel hewan, yang dikutip dalam modul Bab 8 IPA SMP Kelas VII Organisasi Kehidupan dan Keanekaragaman Makhluk Hidup terbitan Yudhistira.
    • Membran sel, yaitu membran yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel
    • Dinding sel, merupakan dinding sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan, bersifat kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
    • Kloroplas, adalah organel yang hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Di dalam kloroplas terdapat klorofil
    • Sitoplasma, berbentuk gel yang kental dan terdapat dalam semua organel
    • Mitokondria, merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel. Sel yang aktif biasanya lebih banyak memiliki mitokondria
    • Membran inti, merupakan bagian yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas bahan inti
    • Inti, yang berfungsi mengontrol semua kegiatan sel
    • Vakuola, adalah tempat untuk menyimpan makanan dan zat-zat kimia lainnya. sumber: https://kumparan.com/kabar-harian/sel-sebagai-unit-struktural-dan-fungsional-kehidupan-1wcf0K9YVMW/full sumber gambar:https://kumparan.com/kabar-harian/sel-sebagai-unit-struktural-dan-fungsional-kehidupan-1wcf0K9YVMW/full

  • Copyright © - Website Indira Prajna Paramita

    Website Indira Prajna Paramita - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan